Penggunaan legume cover crops (LCC) Calopogonium mucunoides pada perkebunan kelapa sawit terbukti meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung konservasi lahan. Penelitian di PT. Mega Utama Tani, Konawe, menunjukkan bahwa LCC berperan dalam mengurangi erosi, menekan penguapan, serta menghambat pertumbuhan gulma. Selain itu, tanaman ini berkontribusi sebagai sumber bahan organik yang memperbaiki struktur tanah. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pH tanah dari 5,3 menjadi sekitar 6,0 serta kandungan unsur hara (N, P, K) yang lebih tinggi pada lahan dengan LCC. Biomassa tertinggi terdapat pada bagian batang, yang berfungsi dalam pengembalian unsur hara ke tanah. Secara keseluruhan, Calopogonium mucunoides layak diterapkan sebagai strategi pertanian berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas tanah di perkebunan kelapa sawit.
Pemanfaatan tanaman penutup tanah (legume cover crops / LCC) jenis Calopogonium mucunoides terbukti mampu meningkatkan kesuburan tanah serta mendukung konservasi lahan pada perkebunan kelapa sawit.
Penelitian yang dilakukan di PT. Mega Utama Tani, Kecamatan Besulutu, Kabupaten f Konawe, Sulawesi Tenggara, menunjukkan bahwa penggunaan LCC memberikan dampak positif terhadap sifat fisik dan kimia tanah.
Tanaman ini berperan penting dalam melindungi tanah dari erosi, mengurangi penguapan air, serta menekan pertumbuhan gulma. Selain itu, LCC juga berfungsi sebagai sumber bahan organik yang mampu memperbaiki struktur tanah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah yang ditanami Calopogonium mucunoides memiliki tingkat keasaman (pH) lebih baik, yaitu sekitar 6,0, dibandingkan tanah tanpa LCC yang berada di angka 5,3. Kandungan unsur hara seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K) juga lebih tinggi pada lahan dengan tanaman penutup.
Dari sisi biomassa, tanaman ini menghasilkan biomassa tertinggi pada bagian batang dengan rata-rata 52,08 gram. Produksi biomassa tersebut berperan dalam pengembalian unsur hara ke tanah sehingga meningkatkan kesuburan secara alami.
Selain meningkatkan kesuburan, keberadaan LCC juga memengaruhi tekstur tanah menjadi lebih didominasi oleh fraksi liat, yang mampu menahan air dan unsur hara lebih baik dibandingkan tanah berpasir.
Peneliti menyimpulkan bahwa Calopogonium mucunoides layak diterapkan sebagai tanaman penutup tanah dalam sistem perkebunan kelapa sawit, khususnya dalam mendukung praktik pertanian berkelanjutan.
Sumber
Ahmad, S. Wirdhana. Peranan Legume Cover Crops (LCC) Calopogonium mucunoides Desv. pada Teknik Konservasi Tanah dan Air di Perkebunan Kelapa Sawit. Prosiding Seminar Nasional Biologi dan Pembelajarannya.